PERKARA BODY IMAGE

Seseorang yang sedang berada dalam masa pubertas kaya gue,biasanya pengen banget nih untuk tampil prima,cakep dan menawan didepan teman-teman sebaya. Dari mulai wajah yang bersih mulus tanpa pori-pori sampai bentuk tubuh yang harus ideal. Entah bentuk tubuh yang ideal itu seperti apa gue juga sebenarnya nggak tau.

Dulu gue bisa dibilang kurang memperhatikan penampilan fisik gue, nggak peduli deh pokoknya mau sejelek apa wajah dan tubuh ini. Tapi semenjak memasuki SMP, gue bisa dibilang jadi aware banget terhadap penampilan fisik terutama tubuh. Ada yang sama nggak kaya gue?

Kalau ditanya penyebab kenapa gua jadi tiba-tiba aware gitu, penyebabnya adalah teman-teman gue yang lebih cakep dari gue. Kalau lagi main tuh rasanya gua yang paling jelek deh. Apalagi gue ini perempuan, wah makin nambah aja tuh persepsi buruk dari gue untuk tubuh gue. Malah karena persepsi negative itu gue jadi gapercaya diri sama tubuh gue. Intinya gue tuh selalu merasa kalo gue ini nggak sempurna.

Teman-teman gue sering bilang mereka pengen punya bentuk tubuh kaya gue,katanya  nggak kurus dan nggak gendut, Tapi karena gue yang udah kebiasaan  memberikan persepsi buruk sama tubuh gue jadinya gue merasa makin nggak percaya diri ketika teman-teman  bilang kalau tubuh gue ini bagus, menurut gue itu cuma alibi semata.

Sampai akhirnya gue ditanya sama salah satu teman gue, “ kenapa sih lo selalu nilai tubuh lo jelek? Padahal faktanya tubuh lo bagus. Itu tubuh lo,punya lo, apa lo nggak menghargai itu?”. Setelah gue di-skak pake pertanyaan itu gue jadi diem dan mikir “emang gue nggak menghargai tubuh? Gue ni kenapa ya? Apa yang salah sama gue? Emang memberi penilaian untuk tubuh sendiri itu salah?” banyak banget deh pertanyaan random yang ada didalam otak gue saat itu. Akhirnya dengan segala macam pertanyaan didalam otak gue, gue search tuh digoogle tentang yang gue rasain saat itu, dan gue akhirnya bertemu dengan istilah “Body Image”.

Menurut Honigman dan Castle (cit. Melliana, 2006) body image adalah gambaran mental seseorang terhadap bentuk dan ukuran tubuhnya, bagaimana seseorang mempersepsi dan memberikan penilaian atas apa yang dia pikirkan dan rasakan terhadap ukuran dan bentuk tubuhnya, dan atas bagaimana kira-kira penilaian orang lain terhadap dirinya

Kalau gue mengartikan, body image itu adalah attitude,pandangan,kepercayaan,dan persepsi seseorang terhadap fisiknya. Body Image ini terbagi jadi dua pandangan, ada yang positive dan ada juga yang negative. Kalau gua berkaca pada pengalaman/cerita gue diatas, kayaknya selama ini gue menganut body Image yang negative. Dimana gue selalu merasa tidak puas dan tidak percaya diri dengan fisik yang gue miliki, sampai gue selalu memberikan penilaian buruk terhadap tubuh gue dan  merasa perlu mengubah beberapa bagian dari tubuh ini. Dan gue baru sadar ternyata body image itu juga punya pengaruh terhadap mental health gue, apalagi selama ini gue memiliki body image yang negative. Mungkin ini adalah salah satu alasan kenapa gue sering merasa tertekan/stress jika orang mengomentari tubuh gue.

Gue juga sempet cari tahu nih tentang body image yang positive tuh kayak gimana, ternyata kita dianggap memiliki body image yang positive kalau kita merasa puas/nggak ada kritik berlebih terhadap fisik kita, menerima diri kita apa adanya dan percaya diri walau tidak sempurna. Gue  sering bertanya-tanya, apa body image cuma ada pada perempuan? Setelah gue cari tau jawabannya adalah NGGAK. Ternyata body image ini juga bisa menjangkit laki-laki, menurut penelitian Daniel dan Bridges (2013) menunjukan bahwa 95% laki-laki merasa ada satu/beberapa aspek dalam fisiknya yang dia merasa tidak puas. Menariknya ketika laki-laki memiliki isu body image mereka cenderung lebih diam. Tadinya gue nggak percaya, masa sih laki-laki juga punya body image? Tapi setelah gue bertanya pada kawan laki-laki gue ternyata mereka juga sering merasa nggak pede sama dirinya tapi mereka memilih untuk diam karena malu katanya kalau ngoceh.

“jujur, gue adalah orang yang kurang cinta sama diri gue sendiri, I  hate my self. Gue benci sama diri gue sendiri karena gue selalu merasa kurang, pikiran itu nggak pernah hilang det. Setiap orang yang mengomentari fisik/penampilan gue, gue selalu balas komentar mereka dengan ucapan “oh iyaya”, “masa sih?’’ atau gue hanya diam, memendam aja karena dengan cara itu bisa sedikit mengurangi rasa kecewa gue terhadap perkataan mereka”. – Ram,2020.

 “gue teh nggak pedean det sama diri gue, selalu merasa jelek aja kalau bahas soal fisik/penampilan”. –Fuad,2020

Pernyataan diatas adalah pendapat dari beberapa kawan laki-laki gue tentang diri mereka saat gue tanya perihal body image. Ternyata mereka cukup sering mengalaminya. Percakapan lengkap gue dan kawan gue soon ada di #DeepTalk ya hihiw.

Bagi gue, ini udah saatnya kita ubah pola asumsi terhadap fisik kita sendiri dan fisik orang lain. Kata gampangnya kita kampanyekan lah Body Positivity yang dimulai dari diri sendiri. Gimana si caranya? Caranya beragam tergantung diri masing-masing. Hal kecil yang biasa gue lakuin adalah, biasanya gue keluar rumah nggak pede jika tidak dandan sekarang kalau gue lagi nggak mood untuk berdandan ya gue nggak akan melakukan hal itu. Dan terbukti hal kecil itu mulai menambah rasa kepercayaan diri gue. Jadi mulai  sekarang yuk sama-sama bangun body image yang positive!


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perihal Kegagalan (ngoceh sendiri part 3)

METODE ILMIAH

Mantra Stay Positive (edisi ngoceh part 2)